Motorola Razr 60 Resmi Dijual di Indonesia Pekan Depan Ini Bocoran Harga dan Spesifikasi Lengkapnya

Bidiknews.co.id-Siapa yang masih ingat sensasi membuka ponsel lipat legendaris di era 2000-an? Kini nostalgia itu kembali dengan sentuhan teknologi modern. Kabar terbaru menyebutkan bahwa Motorola

Puspita Fariska

Bidiknews.co.id-Siapa yang masih ingat sensasi membuka ponsel lipat legendaris di era 2000-an? Kini nostalgia itu kembali dengan sentuhan teknologi modern. Kabar terbaru menyebutkan bahwa Motorola Razr 60 sudah bisa dibeli di Indonesia pekan depan, membawa desain clamshell ikonik yang dipadukan spesifikasi kekinian.

Kehadiran ponsel lipat ini bukan sekadar peluncuran produk baru. Banyak yang menantikan harga Motorola Razr 60 Indonesia, spesifikasi lengkapnya, hingga kapan mulai dijual resmi.

Dengan pasar smartphone lipat yang semakin ramai, Motorola mencoba menghadirkan alternatif menarik di kelas premium yang lebih terjangkau.

Motorola Razr 60 Siap Dijual Resmi di Indonesia

Setelah sebelumnya hanya beredar kabar sertifikasi dan bocoran global, kini tanda-tanda penjualan resmi semakin jelas. Hal ini terlihat dari munculnya laman penjualan Motorola Razr 60 di marketplace rekanan resmi Motorola di Indonesia.

Jika mengacu pada jadwal yang tertera, ponsel ini mulai tersedia pada Rabu, 25 Februari 2026 pukul 00.00 WIB. Artinya, konsumen Indonesia tidak perlu menunggu lama lagi untuk memiliki perangkat lipat terbaru dari Motorola.

Sebelum bisa dipasarkan, perangkat dengan nomor model XT2553-9 ini telah lolos sertifikasi TKDN Kementerian Perindustrian dengan nilai 35,35 persen.

Angka tersebut sudah melampaui batas minimum 35 persen yang menjadi syarat edar ponsel 4G dan 5G di Indonesia. Selain itu, sertifikasi dari Ditjen SDPPI Komdigi juga telah dikantongi pada Januari 2026. Lolosnya TKDN dan Postel menjadi sinyal kuat bahwa penjualan resmi tinggal menunggu waktu saja.

Perkiraan Harga Motorola Razr 60 di Indonesia

Salah satu pertanyaan paling banyak muncul tentu soal harga. Hingga saat ini, Motorola Indonesia memang belum mengumumkan banderol resmi.

Baca Juga:  Bocoran Spesifikasi Samsung Galaxy A57 dan Galaxy A37 5G Terbaru Siap Rilis di Indonesia dengan TKDN Lolos

Namun jika melihat harga di pasar India, Motorola Razr 60 dijual sekitar 50.000 rupee atau setara Rp 9,2 jutaan. Harga versi Indonesia kemungkinan tidak akan jauh dari angka tersebut, meski bisa saja sedikit lebih tinggi karena faktor pajak dan distribusi.

Jika benar berada di kisaran Rp 9–10 jutaan, maka Razr 60 bisa menjadi pilihan menarik bagi kamu yang ingin merasakan pengalaman ponsel lipat tanpa harus merogoh kocek belasan juta rupiah seperti beberapa kompetitornya.

Desain Clamshell Tipis dan Ringkas yang Bikin Nostalgia

Motorola kembali mengusung desain lipat vertikal atau clamshell yang menjadi ciri khas lini Razr. Konsep ini membuat ponsel lebih ringkas saat dilipat dan tetap nyaman digenggam ketika dibuka.

Dalam kondisi terbuka, ketebalan Motorola Razr 60 hanya sekitar 7,3 mm dengan bobot 188 gram. Dimensi tersebut membuatnya terasa ramping dan ringan untuk ukuran smartphone lipat.

Secara global, perangkat ini pertama kali debut pada April 2025 sebagai penerus Motorola Razr 50. Dari segi tampilan, desainnya sering dibandingkan dengan Samsung Galaxy Z Flip 7 atau Oppo Find N3 Flip karena sama-sama mengusung format lipat vertikal.

Pilihan warna yang tersedia di pasar global meliputi Lightest Sky, Gibraltar Sea, Spring Bud, dan Parfait Pink. Belum diketahui apakah semua warna ini juga akan hadir di Indonesia.

Layar Utama dan Layar Eksternal yang Fungsional

Salah satu daya tarik utama ponsel lipat adalah layar fleksibelnya. Motorola Razr 60 dibekali layar utama foldable LTPO AMOLED berukuran 6,9 inci dengan resolusi 1080 x 2640 piksel.

Panel ini sudah mendukung HDR10 Plus, sehingga tampilan warna terlihat lebih tajam dan kontras saat menonton video atau bermain game. Teknologi LTPO juga membantu efisiensi daya karena refresh rate dapat menyesuaikan kebutuhan.

Di bagian luar, terdapat layar eksternal berukuran 3,6 inci dengan resolusi 1056 x 1066 piksel. Layar ini bukan sekadar pajangan. Kamu bisa membaca notifikasi, membalas pesan singkat, mengontrol musik, bahkan membuka aplikasi ringan tanpa harus membuka lipatan ponsel.

Baca Juga:  Alasan iPhone 17 Pro Max Jadi Raja di Pasar HP Bekas dan Paling Banyak Dicari Tahun 2026

Fitur layar eksternal yang semakin canggih menjadi salah satu nilai jual utama Motorola Razr 60 di tengah persaingan ponsel lipat saat ini.

Performa Dimensity 7400X dan RAM 8 GB

Dari sisi dapur pacu, Motorola membekali Razr 60 dengan chipset MediaTek Dimensity 7400X berbasis fabrikasi 4 nm. Chip ini dirancang untuk memberikan keseimbangan antara performa dan efisiensi daya.

Dipadukan dengan RAM 8 GB dan penyimpanan internal 256 GB, performanya cukup mumpuni untuk aktivitas harian seperti multitasking, media sosial, streaming, hingga gaming kelas menengah.

Memang tidak ada slot microSD untuk ekspansi memori. Namun kapasitas 256 GB sudah tergolong lega untuk menyimpan foto, video, dan aplikasi dalam jumlah besar.

Bagi kamu yang mencari ponsel lipat dengan performa stabil dan tidak mudah panas, kombinasi chipset 4 nm dan optimalisasi sistem menjadi poin yang patut diperhitungkan.

Kamera 50 MP dengan OIS dan Perekaman 4K

Di sektor fotografi, Motorola Razr 60 membawa konfigurasi kamera yang kompetitif. Kamera utamanya memiliki resolusi 50 MP dan sudah dilengkapi fitur Optical Image Stabilization atau OIS.

Keberadaan OIS membantu menghasilkan foto lebih stabil, terutama dalam kondisi cahaya minim atau saat tangan sedikit bergerak. Selain kamera utama, terdapat kamera ultra-wide 13 MP untuk menangkap sudut pandang lebih luas.

Untuk kebutuhan selfie dan video call, tersedia kamera depan 32 MP. Menariknya, kamera ini mampu merekam video hingga resolusi 4K, sesuatu yang jarang ditemukan pada kamera depan smartphone di kelas menengah.

Bagi kreator konten atau pengguna yang aktif di media sosial, kombinasi kamera ini memberikan fleksibilitas dalam menghasilkan konten berkualitas tinggi.

Baterai 4500 mAh dan Fast Charging 30W

Ketahanan baterai sering menjadi kekhawatiran pada ponsel lipat. Namun Motorola Razr 60 hadir dengan kapasitas 4.500 mAh, angka yang cukup besar untuk kategori foldable clamshell.

Perangkat ini mendukung pengisian cepat kabel 30 watt serta pengisian nirkabel 15 watt. Dengan kombinasi tersebut, proses pengisian ulang bisa berlangsung lebih praktis dan tidak memakan waktu terlalu lama.

Baca Juga:  Penyebab iPhone di Indonesia Tidak Bisa QRIS Tap dan Kapan Fitur NFC Bisa Dipakai untuk Pembayaran Digital

Penggunaan chipset 4 nm dan panel LTPO AMOLED juga membantu menjaga konsumsi daya tetap efisien, sehingga baterai lebih tahan untuk penggunaan seharian.

Sertifikasi IP48 dan Ketahanan Lebih Baik

Motorola Razr 60 mengantongi sertifikasi IP48. Artinya, perangkat ini memiliki perlindungan terhadap percikan air dan partikel tertentu.

Meski bukan sepenuhnya tahan air seperti IP68, setidaknya perlindungan ini memberi rasa aman saat terkena cipratan air ringan atau digunakan di kondisi lembap.

Untuk ponsel lipat yang memiliki mekanisme engsel, sertifikasi ini menjadi nilai tambah karena menunjukkan adanya peningkatan ketahanan dibanding generasi sebelumnya.

Perbandingan dengan Generasi Sebelumnya

Sebagai penerus Razr 50, tentu ada sejumlah peningkatan yang dibawa. Dari sisi chipset, penggunaan Dimensity 7400X menawarkan efisiensi yang lebih baik.

Layar eksternal juga semakin fungsional dan luas, memberikan pengalaman lebih fleksibel tanpa perlu sering membuka lipatan. Kapasitas baterai yang besar serta dukungan pengisian nirkabel membuatnya lebih siap menghadapi kebutuhan pengguna modern.

Jika dibandingkan dengan kompetitor di segmen yang sama, Motorola Razr 60 mencoba bermain di titik harga yang lebih bersahabat dengan tetap mempertahankan fitur premium.

Apakah Motorola Razr 60 Layak Dibeli

Pertanyaan terakhir tentu soal kelayakan beli. Jawabannya kembali pada kebutuhan kamu.

Jika kamu menginginkan ponsel dengan desain unik, ringkas, dan berbeda dari smartphone konvensional, Razr 60 menawarkan pengalaman tersebut. Dukungan layar eksternal yang fungsional, kamera dengan OIS, baterai besar, dan performa stabil menjadi kombinasi menarik.

Dengan perkiraan harga di kisaran Rp 9 jutaan, perangkat ini bisa menjadi opsi masuk akal bagi kamu yang ingin mencoba ponsel lipat tanpa harus membayar terlalu mahal.

Selain itu, faktor nostalgia desain Razr yang legendaris juga menjadi daya tarik emosional tersendiri bagi sebagian pengguna.

Kesimpulan

Motorola Razr 60 sudah bisa dibeli di Indonesia pekan depan dan menjadi salah satu peluncuran smartphone paling dinanti di awal 2026. Dengan desain clamshell modern, layar LTPO AMOLED 6,9 inci, chipset Dimensity 7400X, kamera 50 MP OIS, serta baterai 4.500 mAh, perangkat ini menawarkan paket yang cukup lengkap di kelasnya.

Sertifikasi TKDN dan Postel memastikan ponsel ini resmi dan legal dipasarkan di Indonesia. Meski harga resminya belum diumumkan, estimasi di kisaran Rp 9–10 jutaan membuatnya berpotensi menjadi alternatif menarik di segmen ponsel lipat.

Bagi kamu yang mencari kombinasi antara gaya, performa, dan inovasi dalam satu perangkat, Motorola Razr 60 layak masuk daftar pertimbangan sebelum memutuskan membeli smartphone baru tahun ini.

Puspita Fariska

Redaksi di Bidiknews, seorang wanita mandiri lulusan salah satu universitas ternama di Jakarta. Suka menulis dan membaca buku, untuk menambah pengetahuan baru.

Related Post