Cara Mengubah Nama yang Salah di BPJS Kesehatan Online Tanpa Antre Lewat Mobile JKN dan Website Resmi

Bidiknews.co.id-Pernah merasa panik saat hendak berobat lalu mendapati nama di kartu BPJS berbeda dengan KTP? Kesalahan satu huruf saja bisa membuat proses administrasi jadi ribet.

Puspita Fariska

Bidiknews.co.id-Pernah merasa panik saat hendak berobat lalu mendapati nama di kartu BPJS berbeda dengan KTP? Kesalahan satu huruf saja bisa membuat proses administrasi jadi ribet. Apalagi kalau perbedaan nama itu terdeteksi saat klaim layanan di rumah sakit.

Masalah seperti ini ternyata cukup sering terjadi. Banyak peserta baru sadar ada kekeliruan setelah membandingkan data di aplikasi dengan identitas resmi. Karena itu, memahami cara mengubah nama yang salah di BPJS Kesehatan menjadi penting agar hak layanan tetap bisa digunakan tanpa hambatan.

Kabar baiknya, pembaruan data sekarang tidak selalu harus antre di kantor cabang. Kamu bisa memanfaatkan layanan digital yang disediakan oleh BPJS Kesehatan melalui aplikasi Mobile JKN dan website resmi.

Kenapa Nama di BPJS Kesehatan Bisa Salah

Kesalahan data biasanya terjadi saat proses pendaftaran awal. Bisa karena salah ketik, data belum sinkron dengan Dukcapil, atau perubahan identitas seperti penambahan nama setelah menikah.

Beberapa penyebab umum antara lain:

  • Salah input huruf atau ejaan saat registrasi
  • Perubahan nama karena pernikahan atau putusan pengadilan
  • Data kependudukan belum ter-update di sistem Dukcapil
  • Pengisian formulir manual yang kurang teliti
Baca Juga:  Cek Info PPG 2026 Terbaru Lengkap Jadwal SIMPKB INFO GTK dan Syarat Peserta Tahap 1

Walau terlihat sepele, perbedaan nama bisa menghambat verifikasi saat mengakses fasilitas kesehatan. Karena itu, pembaruan data harus segera dilakukan.

Data Apa Saja yang Bisa Diubah di BPJS Kesehatan

Banyak peserta mengira hanya nomor telepon yang bisa diganti. Padahal, BPJS Kesehatan memungkinkan perubahan beberapa data penting, termasuk nama.

Berikut data yang umumnya dapat diperbarui:

  • Nama lengkap sesuai KTP
  • NIK
  • Tanggal lahir
  • Jenis kelamin
  • Alamat domisili
  • Nomor telepon dan email

Namun untuk perubahan kelas kepesertaan atau status tanggungan, prosedurnya berbeda dan tidak selalu bisa dilakukan mandiri.

Cara Mengubah Nama yang Salah di BPJS Kesehatan Lewat Aplikasi Mobile JKN

Perkembangan digital membuat proses ubah data BPJS Kesehatan online semakin mudah. Salah satu jalur tercepat adalah melalui aplikasi Mobile JKN.

Aplikasi ini resmi dikelola oleh BPJS Kesehatan dan tersedia di Android maupun iOS. Berikut langkah-langkah yang bisa kamu ikuti:

  1. Pertama, unduh dan login ke aplikasi Mobile JKN menggunakan NIK atau nomor kartu peserta. Jika belum punya akun, lakukan registrasi terlebih dahulu.
  2. Kedua, masuk ke menu perubahan data peserta. Di sana akan muncul informasi profil yang sudah terdaftar.
  3. Ketiga, pilih kolom nama dan lakukan koreksi sesuai identitas resmi. Pastikan ejaan benar dan sesuai KTP.
  4. Keempat, unggah dokumen pendukung seperti foto KTP elektronik yang jelas.
  5. Kelima, kirim pengajuan dan tunggu proses verifikasi.

Biasanya, konfirmasi akan diberikan dalam waktu 3 sampai 7 hari kerja. Notifikasi akan dikirim melalui aplikasi atau email terdaftar.

Cara Mengubah Nama di BPJS Kesehatan Melalui Website Resmi

Selain aplikasi, kamu juga bisa mengakses layanan melalui website resmi BPJS Kesehatan. Metode ini cocok jika memori ponsel terbatas atau lebih nyaman menggunakan laptop.

Langkah umumnya hampir sama:

  1. Buka situs resmi BPJS Kesehatan
  2. Login menggunakan akun peserta
  3. Pilih menu ubah data
  4. Perbarui nama sesuai dokumen resmi
  5. Unggah KTP atau dokumen pendukung
  6. Kirim permohonan perubahan
Baca Juga:  Begini Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan Online 2026 Kini Bisa dari Rumah

Pastikan koneksi internet stabil agar proses unggah dokumen tidak gagal. Simpan bukti pengajuan sebagai arsip pribadi.

Syarat Mengubah Nama yang Salah di BPJS Kesehatan

Agar proses berjalan lancar, kamu perlu menyiapkan beberapa dokumen penting. Tanpa kelengkapan ini, pengajuan bisa ditolak.

Dokumen yang biasanya diminta antara lain:

  • KTP elektronik asli
  • Kartu Keluarga terbaru jika ada perubahan nama
  • Dokumen pendukung lain jika perubahan karena putusan pengadilan

Data yang dimasukkan harus sesuai dengan dokumen kependudukan resmi. Jika ada perbedaan antara BPJS dan Dukcapil, sebaiknya selesaikan dulu pembaruan di Dukcapil.

Berapa Lama Proses Perubahan Nama di BPJS Kesehatan

Banyak peserta bertanya berapa lama ubah data BPJS Kesehatan diproses. Secara umum, waktu verifikasi berkisar 3 sampai 7 hari kerja.

Namun dalam kondisi tertentu, proses bisa lebih lama, misalnya:

  • Data belum sinkron dengan Dukcapil
  • Dokumen tidak jelas atau buram
  • Sistem sedang mengalami gangguan teknis

Jika lewat dari 7 hari kerja belum ada kabar, kamu bisa menghubungi layanan pelanggan BPJS Kesehatan untuk memastikan status pengajuan.

Kendala yang Sering Terjadi Saat Ubah Data dan Cara Mengatasinya

Walau sistem sudah digital, kendala tetap bisa muncul. Mengetahui solusinya akan membantu kamu lebih siap.

Gagal verifikasi sering terjadi karena foto KTP tidak jelas atau terpotong. Pastikan pencahayaan cukup dan data terbaca dengan jelas.

Pengajuan ditolak bisa disebabkan perbedaan data dengan Dukcapil. Solusinya, perbarui data kependudukan terlebih dahulu sebelum mengajukan ulang.

Tidak ada notifikasi juga sering membuat peserta bingung. Coba cek folder spam email atau login kembali ke aplikasi untuk melihat status terbaru.

Jika tetap tidak berhasil, kunjungi kantor cabang terdekat untuk bantuan langsung.

Apakah Harus Datang ke Kantor BPJS Kesehatan

Untuk sebagian besar kasus kesalahan ejaan nama, perubahan bisa dilakukan secara online. Namun ada situasi tertentu yang mengharuskan datang langsung.

Baca Juga:  Cara Bayar Tunggakan BPJS dengan Mencicil Agar Kepesertaan Aktif Kembali

Contohnya jika:

  • Perubahan nama karena keputusan pengadilan
  • Data kependudukan belum sinkron
  • Akun tidak bisa diakses sama sekali

Datang langsung memungkinkan petugas melakukan verifikasi tatap muka dan memastikan data benar-benar valid.

Dampak Jika Nama di BPJS Tidak Segera Diperbaiki

Menunda perbaikan data bisa menimbulkan masalah di kemudian hari. Saat verifikasi di rumah sakit, petugas biasanya mencocokkan nama dengan KTP.

Jika tidak sesuai, risiko yang mungkin terjadi antara lain:

  • Penolakan administrasi
  • Proses klaim tertunda
  • Harus mengurus surat keterangan tambahan

Dalam kondisi darurat, situasi ini tentu merepotkan. Karena itu, segera lakukan pembaruan begitu menemukan kesalahan.

Perbandingan Ubah Data Online dan Offline

Metode online menawarkan kemudahan tanpa harus antre. Kamu bisa mengajukan perubahan kapan saja dari rumah.

Sementara metode offline di kantor cabang lebih cocok untuk kasus kompleks yang membutuhkan klarifikasi langsung. Waktu tunggu mungkin lebih lama, tetapi penanganan bisa lebih detail. Jika kesalahan hanya berupa salah huruf atau ejaan ringan, jalur online biasanya sudah cukup efektif.

Hal Penting Sebelum Mengajukan Perubahan Nama

Sebelum mengirim pengajuan, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan agar tidak bolak-balik memperbaiki data.

Pastikan nama di KTP sudah benar dan terbaru. Jika ada perbedaan dengan Kartu Keluarga, selesaikan dulu di Dukcapil.

Gunakan foto dokumen yang jelas dan tidak buram. Hindari mengunggah hasil screenshot yang kualitasnya rendah.

Periksa kembali ejaan sebelum menekan tombol kirim. Kesalahan kecil bisa membuat pengajuan ditolak.

Apakah Perubahan Nama di BPJS Kesehatan Berbayar

Layanan pembaruan data termasuk perubahan nama tidak dipungut biaya. Jika ada pihak yang meminta bayaran untuk proses ini, patut diwaspadai.

Semua layanan resmi BPJS Kesehatan dilakukan tanpa biaya tambahan. Gunakan hanya kanal resmi seperti aplikasi Mobile JKN, website, atau kantor cabang.

Kesimpulan

Cara mengubah nama yang salah di BPJS Kesehatan kini jauh lebih mudah berkat layanan digital. Kamu bisa memanfaatkan aplikasi Mobile JKN atau website resmi untuk memperbarui data tanpa harus antre di kantor.

Pastikan dokumen pendukung lengkap dan sesuai dengan data kependudukan. Proses verifikasi biasanya memakan waktu 3 sampai 7 hari kerja, tergantung kelengkapan berkas.

Jangan menunda perbaikan jika menemukan kesalahan nama. Data yang akurat akan mempermudah akses layanan kesehatan dan menghindari kendala saat klaim. Dengan mengikuti langkah yang tepat, pembaruan data bisa dilakukan cepat dan tanpa stres.

Puspita Fariska

Redaksi di Bidiknews, seorang wanita mandiri lulusan salah satu universitas ternama di Jakarta. Suka menulis dan membaca buku, untuk menambah pengetahuan baru.

Related Post