Bidiknews.co.id-Pernah merasa kesal saat video yang kamu buat capek-capek justru muncul ulang di akun orang lain? Lebih menyebalkan lagi kalau video itu ramai, tapi bukan di akun kamu. Masalah seperti ini makin sering dialami kreator Facebook, terutama sejak Reels dan video pendek jadi ladang trafik baru.
Facebook sebenarnya tidak tinggal diam. Lewat akun profil profesional atau FB Pro, platform ini mulai menghadirkan fitur perlindungan konten yang dirancang khusus untuk menjaga karya kreator tetap aman.
Fitur ini bekerja otomatis mendeteksi video duplikat dan memberi kontrol penuh ke pemilik konten asli. Karena itu, memahami cara mengaktifkan fitur perlindungan konten FB Pro jadi hal penting buat kamu yang serius membangun akun.
Kami akan membahas secara lengkap bagaimana cara kerja fitur tersebut, syarat mendapatkannya, langkah mengaktifkan, hingga apa saja yang bisa dan tidak bisa dilakukan setelah fitur aktif. Semuanya dibahas dengan bahasa sederhana dan alur yang mudah diikuti.
Mengenal Fitur Perlindungan Konten di FB Pro
Sebelum masuk ke langkah teknis, penting untuk memahami dulu apa sebenarnya fitur perlindungan konten di Facebook Pro. Banyak kreator mengira fitur ini sama seperti watermark atau pengaturan privasi biasa, padahal sistemnya jauh lebih kompleks.
Perlindungan konten FB Pro adalah sistem otomatis dari Facebook yang memindai video asli milik kreator dan membandingkannya dengan konten lain yang beredar di platform. Jika ditemukan video yang identik atau sangat mirip, sistem akan menandainya sebagai potensi pelanggaran.
Berbeda dengan laporan manual, fitur ini berjalan di latar belakang tanpa perlu kamu cek satu per satu. Inilah alasan kenapa fitur ini dianggap sebagai versi sederhana dari Rights Manager yang dulu hanya tersedia untuk halaman besar.
Alasan Facebook Menghadirkan Perlindungan Konten untuk Kreator
Banyak orang bertanya kenapa fitur ini baru muncul sekarang. Jawabannya berkaitan langsung dengan perubahan perilaku pengguna Facebook.
Dalam beberapa tahun terakhir, Facebook mendorong konten video pendek dan orisinal. Di sisi lain, praktik reupload semakin masif karena banyak akun mengejar monetisasi cepat tanpa membuat konten sendiri. Kondisi ini merugikan kreator asli dan juga merusak ekosistem.
Melalui fitur perlindungan konten FB Pro, Facebook ingin menciptakan lingkungan yang lebih adil. Kreator yang konsisten membuat video asli diberi alat untuk menjaga karyanya, sementara akun yang hanya mengandalkan reupload akan lebih mudah terdeteksi.
Perbedaan Perlindungan Konten FB Pro dan Rights Manager
Sebagian kreator lama mungkin sudah familiar dengan Rights Manager. Meski fungsinya mirip, ada perbedaan mendasar antara keduanya.
Rights Manager awalnya ditujukan untuk halaman besar, media, dan pemegang hak cipta profesional. Proses pengajuannya rumit dan butuh verifikasi dokumen. Sementara perlindungan konten FB Pro dirancang lebih praktis untuk kreator individu dengan profil profesional.
Di FB Pro, fitur ini terintegrasi langsung ke akun tanpa perlu pengaturan teknis rumit. Aktivasi pun cukup lewat notifikasi undangan, tanpa pengajuan manual panjang.
Syarat Mendapatkan Fitur Perlindungan Konten FB Pro
Tidak semua akun FB Pro langsung mendapatkan fitur ini. Facebook menerapkan seleksi tertentu untuk memastikan fitur digunakan oleh kreator yang memang layak mendapat perlindungan.
Secara umum, ada beberapa indikator yang sering muncul pada akun yang mendapatkan undangan:
- Akun sudah menggunakan profil profesional FB Pro dan aktif mengunggah video secara rutin.
- Konten yang diunggah bersifat orisinal, bukan hasil unduhan atau edit ulang dari platform lain.
- Interaksi audiens cukup stabil, baik dari tayangan, komentar, maupun share.
- Akun tidak memiliki riwayat pelanggaran kebijakan serius.
- Jumlah pengikut memang sering jadi faktor, tapi bukan satu-satunya. Banyak kreator dengan follower menengah tetap mendapatkan fitur ini karena konsistensi dan kualitas kontennya.
Cara Mengecek Apakah Akun Kamu Sudah Mendapat Undangan
Banyak kreator tidak sadar kalau akunnya sebenarnya sudah mendapat akses. Undangan fitur perlindungan konten biasanya muncul dalam bentuk notifikasi di aplikasi Facebook.
- Kamu bisa mengeceknya dengan membuka menu notifikasi
- Lalu cari pemberitahuan terkait perlindungan konten atau keamanan video
- Kadang notifikasi juga muncul di dashboard profesional FB Pro bagian monetisasi atau alat kreator
- Jika belum ada, artinya kamu memang belum termasuk akun yang mendapatkan akses
Tidak perlu panik, karena fitur ini digulirkan bertahap.
Cara Mengaktifkan Fitur Perlindungan Konten FB Pro
Jika notifikasi undangan sudah muncul, proses mengaktifkannya relatif mudah. Namun, banyak kreator melewatkan beberapa detail penting karena terburu-buru.
- Langkah pertama adalah membuka notifikasi undangan tersebut dan mengetuk tombol mulai.
- Kamu akan diarahkan ke halaman penjelasan mengenai cara kerja perlindungan konten.
- Di bagian ini, Facebook menjelaskan jenis video apa saja yang dilindungi dan bagaimana sistem mendeteksi duplikat.
- Setelah membaca, lanjutkan dengan menyetujui ketentuan penggunaan.
- Pada tahap ini, kamu biasanya diminta mengaktifkan perlindungan otomatis untuk semua video yang memenuhi syarat.
- Setelah dikonfirmasi, fitur langsung aktif tanpa perlu menunggu lama.
Jenis Konten yang Bisa Dilindungi
Tidak semua video otomatis masuk dalam perlindungan. Facebook menerapkan beberapa batasan agar sistem tidak disalahgunakan.
Video yang dilindungi umumnya adalah konten orisinal tanpa watermark platform lain. Video hasil unduhan dari TikTok, Instagram, atau YouTube biasanya tidak memenuhi syarat. Video dengan edit minimal masih bisa terdeteksi jika struktur utamanya sama.
Reels dan video berdurasi panjang sama-sama bisa masuk sistem perlindungan, selama kontennya dianggap asli dan milik kamu sepenuhnya.
Cara Kerja Deteksi Reupload di FB Pro
Setelah fitur aktif, sistem akan bekerja secara otomatis. Facebook menggunakan teknologi pencocokan visual dan audio untuk membandingkan video kamu dengan konten lain.
Jika ada akun yang mengunggah ulang video yang sama persis, sistem akan menandainya sebagai kecocokan tinggi. Untuk video yang diedit ringan, tingkat kecocokannya bisa berbeda tergantung perubahan yang dilakukan.
Saat kecocokan terdeteksi, kamu akan menerima notifikasi yang berisi detail video pelanggar, akun pengunggah, dan opsi tindakan yang bisa dipilih.
Langkah Menindak Video Reupload Setelah Terdeteksi
Begitu notifikasi muncul, kamu tidak wajib langsung bertindak. Facebook memberi kendali penuh pada kreator.
Kamu bisa memilih untuk membiarkan video tersebut jika memang tidak bermasalah. Tapi jika merasa dirugikan, kamu dapat mengajukan klaim pelanggaran. Dalam proses ini, kamu biasanya diminta mengonfirmasi bahwa konten tersebut memang milikmu.
Setelah dikirim, Facebook akan meninjau klaim tersebut. Jika valid, video duplikat akan dihapus dan akun pelanggar bisa mendapat sanksi sesuai kebijakan platform.
Dampak Fitur Perlindungan Konten terhadap Monetisasi
Salah satu alasan utama kreator menginginkan fitur ini adalah soal penghasilan. Reupload sering mencuri view yang seharusnya masuk ke akun asli.
Dengan perlindungan konten FB Pro, peluang video kamu dimonetisasi jadi lebih aman. View dan interaksi lebih terfokus ke akun pemilik asli, bukan terbagi ke akun pencuri konten.
Selain itu, akun yang rutin dilindungi dan bebas pelanggaran cenderung lebih dipercaya sistem Facebook untuk program monetisasi lanjutan.
Kesalahan yang Sering Dilakukan Kreator Saat Menggunakan Fitur Ini
Meski terlihat sederhana, masih banyak kreator yang keliru memanfaatkan perlindungan konten. Salah satunya adalah mengunggah ulang konten lama dari platform lain lalu berharap sistem melindunginya.
Kesalahan lain adalah mengklaim konten yang sebenarnya bukan milik sendiri. Tindakan ini bisa berujung pada penalti jika terbukti klaim palsu. Karena itu, gunakan fitur ini dengan bijak dan sesuai tujuan awalnya.
Cara Meningkatkan Peluang Mendapatkan Fitur Perlindungan Konten
Buat kamu yang belum mendapat undangan, masih ada peluang besar jika konsisten membangun akun. Fokuslah pada konten orisinal, hindari reupload, dan bangun interaksi alami dengan audiens.
Gunakan profil profesional FB Pro secara maksimal, isi informasi akun dengan jelas, dan patuhi kebijakan komunitas. Seiring waktu, sistem Facebook akan mengenali akun kamu sebagai kreator yang layak mendapatkan perlindungan.
Kesimpulan
Fitur perlindungan konten FB Pro adalah solusi nyata bagi kreator yang ingin menjaga karya tetap aman di Facebook. Dengan sistem deteksi otomatis, kreator tidak perlu lagi repot mencari video reupload satu per satu.
Meski belum tersedia untuk semua akun, peluang mendapatkan fitur ini terbuka lebar bagi kreator yang konsisten membuat konten orisinal. Jika sudah aktif, gunakan fitur ini secara bijak agar ekosistem kreator tetap sehat dan adil. Dengan perlindungan yang tepat, fokus membuat konten berkualitas pun jadi lebih tenang dan berkelanjutan.
