Bidiknews.co.id-Transfer antar bank sekarang tidak lagi identik dengan biaya mahal dan proses lama. Kalau dulu kamu harus membayar Rp6.500 per transaksi dan kadang menunggu proses kliring, sekarang semuanya bisa dilakukan dalam hitungan detik.
Sejak diluncurkan Bank Indonesia, sistem BI-Fast semakin banyak digunakan karena lebih cepat dan hemat. Di tahun ini, semakin banyak orang mencari cara daftar BI-Fast 2026 online karena layanan ini sudah menjadi standar baru transfer antar bank.
Dengan biaya hanya Rp2.500 dan layanan aktif 24 jam, BI-Fast menjadi solusi untuk kebutuhan pribadi, bisnis online, hingga pembayaran harian. Artikel ini akan membahas secara lengkap mulai dari pengertian, syarat, cara aktivasi, hingga langkah transfer menggunakan BI-Fast.
Mengenal BI-Fast dan Perannya dalam Sistem Pembayaran Digital
Sebelum membahas pendaftaran, penting memahami dulu apa itu BI-Fast dan kenapa sistem ini berbeda dari transfer biasa. BI-Fast adalah infrastruktur sistem pembayaran ritel nasional yang dikelola langsung oleh Bank Indonesia untuk mendukung transaksi antar bank secara instan.
Berbeda dengan sistem lama seperti kliring atau Real Time Online, BI-Fast dirancang lebih efisien dan modern. Sistem ini memungkinkan transfer dana sampai dalam hitungan detik tanpa tergantung jam operasional bank. Artinya, kamu bisa transfer tengah malam, akhir pekan, bahkan hari libur nasional tanpa hambatan.
Beberapa keunggulan utama BI-Fast antara lain:
- Biaya transfer maksimal Rp2.500 per transaksi
- Limit transfer hingga Rp250 juta per transaksi
- Layanan aktif 24 jam nonstop
- Bisa menggunakan nomor HP atau email sebagai tujuan transfer
- Sistem keamanan dengan enkripsi dan deteksi fraud
Dengan fitur tersebut, BI-Fast menjadi tulang punggung transaksi digital di Indonesia.
Apakah Perlu Daftar BI-Fast Secara Terpisah
Pertanyaan yang sering muncul adalah apakah harus daftar BI-Fast langsung ke Bank Indonesia. Jawabannya tidak. Kamu tidak perlu mendaftar ke BI secara langsung karena layanan ini diakses melalui mobile banking atau internet banking masing-masing bank.
Artinya, untuk menggunakan BI-Fast 2026, kamu hanya perlu memastikan:
- Memiliki rekening di bank yang sudah tergabung dalam jaringan BI-Fast
- Mobile banking sudah aktif
- Aplikasi dalam versi terbaru
Hingga tahun ini, lebih dari 120 bank dan lembaga keuangan telah terhubung ke sistem BI-Fast. Bank besar seperti BRI, BNI, Mandiri, BCA, BTN, BSI, hingga bank digital sudah mendukung fitur ini.
Syarat Menggunakan BI-Fast di Tahun 2026
Meskipun tidak ada pendaftaran khusus ke Bank Indonesia, ada beberapa syarat agar kamu bisa menikmati layanan BI-Fast.
- Pertama, kamu harus memiliki rekening aktif di bank peserta.
- Kedua, nomor HP yang terdaftar di bank harus aktif karena akan digunakan untuk verifikasi OTP.
- Ketiga, saldo rekening mencukupi untuk nominal transfer dan biaya administrasi.
- Selain itu, jika ingin menggunakan fitur transfer dengan nomor HP atau email, kamu perlu mengaktifkan proxy address di aplikasi mobile banking.
Dengan memenuhi syarat tersebut, proses aktivasi bisa dilakukan sepenuhnya secara online tanpa perlu datang ke kantor cabang.
Cara Daftar BI-Fast 2026 Online Melalui Mobile Banking
Karena setiap bank memiliki tampilan aplikasi berbeda, berikut panduan umum aktivasi BI-Fast melalui beberapa bank besar di Indonesia.
Cara Aktivasi BI-Fast di BRImo
Pengguna BRI bisa menggunakan aplikasi BRImo untuk menikmati transfer BI-Fast. Jika belum punya akun, lakukan registrasi terlebih dahulu.
Langkahnya:
- Unduh aplikasi BRImo di Play Store atau App Store
- Pilih menu Daftar
- Masukkan data rekening dan identitas
- Verifikasi melalui OTP SMS dan email
- Lakukan verifikasi wajah sesuai instruksi
- Buat username dan password
Setelah akun aktif, saat memilih menu transfer antar bank, pilih metode BI-Fast agar biaya hanya Rp2.500.
Cara Aktivasi BI-Fast di BNI Mobile Banking
Bagi nasabah BNI, prosesnya juga cukup sederhana dan bisa dilakukan tanpa ke kantor cabang.
Langkah aktivasi:
- Unduh aplikasi BNI Mobile Banking
- Pilih Register
- Masukkan nomor rekening dan kartu debit
- Isi data NIK dan email
- Lakukan verifikasi melalui SMS
- Buat MPIN dan password transaksi
Setelah aktif, fitur BI-Fast akan muncul di menu transfer antar bank.
Cara Mengaktifkan BI-Fast di Livin by Mandiri
Nasabah Mandiri dapat menggunakan aplikasi Livin untuk menikmati layanan BI-Fast.
Langkahnya:
- Buka aplikasi Livin
- Login menggunakan akun terdaftar
- Masuk ke menu Transfer
- Pilih Transfer Antar Bank
- Pilih metode BI-Fast
Jika belum aktif, biasanya aplikasi akan meminta pembaruan data atau konfirmasi aktivasi terlebih dahulu.
Cara Menggunakan BI-Fast di BCA Mobile
Untuk pengguna BCA, fitur BI-Fast tersedia di menu transfer antar bank.
Langkahnya:
- Login ke BCA Mobile
- Pilih m-Transfer
- Pilih Antar Bank
- Pilih metode BI-Fast saat tersedia
- Masukkan rekening tujuan dan nominal
Jika opsi BI-Fast belum muncul, pastikan aplikasi sudah versi terbaru. Dengan mengikuti langkah di atas, kamu sudah berhasil melakukan cara daftar BI-Fast 2026 online tanpa harus mengunjungi cabang bank.
Cara Transfer Menggunakan BI-Fast Antar Bank
Setelah aktivasi selesai, berikut langkah umum melakukan transfer BI-Fast.
- Login ke mobile banking
- Pilih menu Transfer
- Pilih Transfer Antar Bank
- Pilih metode BI-Fast
- Masukkan bank tujuan
- Input nomor rekening atau proxy address
- Masukkan nominal transfer
- Konfirmasi data penerima
- Masukkan PIN atau biometrik
Dalam hitungan detik, dana akan langsung masuk ke rekening tujuan. Keunggulan utama BI-Fast adalah konfirmasi nama penerima muncul sebelum transaksi dikirim, sehingga risiko salah transfer lebih kecil.
Mengaktifkan Proxy Address Nomor HP dan Email
Salah satu fitur unggulan BI-Fast adalah proxy address. Fitur ini memungkinkan kamu menerima transfer hanya menggunakan nomor HP atau email tanpa perlu membagikan nomor rekening.
Untuk mengaktifkannya:
- Masuk ke menu Pengaturan di mobile banking
- Pilih Pengaturan BI-Fast
- Pilih Tambah Proxy Address
- Pilih jenis alamat, nomor HP atau email
- Hubungkan ke rekening yang diinginkan
- Konfirmasi dengan PIN
Setelah aktif, orang lain cukup memasukkan nomor HP kamu saat transfer BI-Fast. Fitur ini sangat membantu pelaku UMKM dan penjual online agar transaksi lebih praktis.
Perbedaan BI-Fast dan Transfer Real Time Online
Masih banyak yang bingung membedakan BI-Fast dengan Real Time Online biasa.
BI-Fast memiliki biaya maksimal Rp2.500, sementara transfer Real Time Online umumnya Rp6.500. Dari sisi limit, BI-Fast bisa mencapai Rp250 juta per transaksi, sedangkan RTOL tergantung kebijakan bank.
Dari sisi fitur, hanya BI-Fast yang memiliki proxy address. RTOL hanya mendukung transfer menggunakan nomor rekening. Karena itu, jika tersedia opsi BI-Fast, sebaiknya pilih metode tersebut agar lebih hemat.
Kendala yang Sering Terjadi Saat Menggunakan BI-Fast
Meski jarang, beberapa pengguna mengalami kendala seperti:
- Menu BI-Fast tidak muncul
- Transaksi pending
- Transfer gagal tetapi saldo terpotong
Jika menu tidak muncul, biasanya aplikasi belum diperbarui. Jika transaksi pending, biasanya karena gangguan jaringan sementara.
Untuk saldo terpotong namun gagal, dana biasanya kembali otomatis dalam beberapa menit. Jika tidak, segera hubungi customer service bank.
Keamanan Transaksi BI-Fast
Bank Indonesia menerapkan standar keamanan tinggi pada sistem BI-Fast. Setiap transaksi dienkripsi dan dipantau oleh sistem anti fraud.
Namun keamanan juga bergantung pada pengguna. Jangan pernah membagikan PIN, OTP, atau password kepada siapa pun. Hindari juga mengakses mobile banking melalui jaringan WiFi publik yang tidak aman. Dengan penggunaan yang bijak, transaksi BI-Fast sangat aman dan terpercaya.
Kenapa BI-Fast Semakin Populer di 2026
Pertumbuhan transaksi digital di Indonesia meningkat signifikan dalam beberapa tahun terakhir. E-commerce, UMKM digital, hingga pembayaran freelance membuat kebutuhan transfer cepat semakin tinggi.
BI-Fast menjawab kebutuhan tersebut dengan biaya murah dan sistem real time. Bahkan banyak pelaku bisnis kini menjadikan BI-Fast sebagai metode pembayaran utama.
Dengan biaya hanya Rp2.500, penghematan bisa sangat terasa terutama untuk transaksi rutin.
Kesimpulan
Cara daftar BI-Fast 2026 online sebenarnya sangat mudah karena tidak perlu registrasi langsung ke Bank Indonesia. Kamu cukup mengaktifkan mobile banking di bank peserta dan memilih metode BI-Fast saat transfer antar bank.
Layanan ini menawarkan biaya lebih murah, transfer instan 24 jam, limit besar hingga Rp250 juta, serta fitur proxy address menggunakan nomor HP atau email. Dibandingkan transfer biasa, BI-Fast jauh lebih efisien dan praktis.
Pastikan aplikasi mobile banking selalu diperbarui dan aktifkan fitur keamanan untuk melindungi transaksi. Dengan memahami langkah dan fitur yang tersedia, kamu bisa memanfaatkan BI-Fast secara maksimal untuk kebutuhan pribadi maupun bisnis.
