Bidiknews.co.id-Perlindungan sosial bagi lanjut usia kembali menjadi perhatian utama pemerintah pada tahun 2026. Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil, kelompok lansia menjadi salah satu segmen masyarakat yang paling rentan secara finansial dan kesehatan.
Banyak lansia prasejahtera masih bergantung pada keluarga atau lingkungan sekitar untuk memenuhi kebutuhan sehari hari, mulai dari makan hingga biaya berobat. Melalui berbagai skema bantuan sosial, pemerintah berupaya memastikan lansia tidak hidup dalam kondisi kekurangan. Sayangnya, masih banyak keluarga yang belum memahami cara daftar bansos lansia dengan benar.
Kendala administrasi, data kependudukan yang tidak sinkron, hingga minimnya literasi digital sering membuat hak lansia terlewatkan. Artikel ini membahas secara menyeluruh tentang bansos lansia 2026. Mulai dari pengertian program, jenis bantuan yang tersedia, syarat penerima, hingga panduan pendaftaran baik secara online maupun offline agar tidak salah langkah.
Pengertian Bansos Lansia
Bansos lansia adalah program bantuan pemerintah yang ditujukan kepada warga lanjut usia dari keluarga miskin atau rentan miskin. Bantuan ini bertujuan untuk menjamin kebutuhan dasar lansia agar tetap terpenuhi, terutama pangan, kesehatan, dan kelangsungan hidup yang layak.
Dalam praktiknya, bansos lansia tidak berdiri sendiri sebagai satu program tunggal. Bantuan disalurkan melalui beberapa skema yang saling melengkapi, seperti Program Keluarga Harapan komponen lansia, bantuan permakanan, serta jaminan kesehatan melalui PBI JKN.
Seluruh penerima bansos lansia wajib terdaftar dalam basis data nasional yang kini dikenal sebagai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial. Validitas data inilah yang menjadi kunci utama agar bantuan dapat diterima secara berkelanjutan.
Jenis Bansos Lansia Tahun 2026
Pemerintah membagi bantuan untuk lansia ke dalam beberapa jenis sesuai kebutuhan dan kondisi penerima. Pemahaman jenis bantuan ini penting agar keluarga tidak salah persepsi dan dapat mengajukan bantuan yang paling sesuai.
- Program Keluarga Harapan komponen lansia merupakan bantuan tunai yang diberikan kepada keluarga penerima manfaat yang memiliki anggota lansia. Bantuan ini dicairkan secara bertahap setiap tahun melalui bank penyalur atau kantor pos.
- Selain bantuan tunai, terdapat bantuan permakanan lansia yang diberikan dalam bentuk makanan siap santap. Program ini menyasar lansia tunggal atau lansia yang sudah tidak mampu memenuhi kebutuhan makan secara mandiri.
- Pemerintah juga memberikan perlindungan kesehatan melalui PBI JKN. Dengan skema ini, lansia mendapatkan layanan kesehatan tanpa harus membayar iuran BPJS Kesehatan setiap bulan.
Syarat Penerima Bansos Lansia 2026
Agar dapat menerima bansos lansia, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi. Persyaratan ini bersifat wajib karena sistem seleksi dilakukan secara terintegrasi dengan data kependudukan nasional.
- Lansia harus berstatus Warga Negara Indonesia dan memiliki NIK yang terdaftar aktif.
- Usia penerima umumnya minimal enam puluh tahun, meskipun untuk komponen PKH lansia prioritas biasanya berusia tujuh puluh tahun ke atas.
- Calon penerima berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin yang dibuktikan melalui hasil musyawarah desa atau kelurahan.
- Selain itu, lansia harus terdaftar atau diusulkan ke dalam DTKS dan tidak menerima bantuan sosial lain dalam kategori yang sama.
- Kesesuaian data KTP, Kartu Keluarga, dan kondisi sosial ekonomi menjadi faktor penentu utama kelolosan verifikasi.
Cara Daftar Bansos Lansia Secara Offline
Pendaftaran secara offline masih menjadi jalur utama di banyak daerah, terutama bagi lansia yang tidak terbiasa menggunakan gawai atau aplikasi digital. Proses ini dilakukan melalui pemerintah desa atau kelurahan setempat.
- Langkah awal adalah menyiapkan dokumen kependudukan berupa KTP dan Kartu Keluarga milik lansia.
- Setelah itu, keluarga atau pendamping dapat mendatangi kantor desa dan menyampaikan maksud untuk mengusulkan lansia sebagai penerima bansos.
- Petugas desa akan mencatat data dan memasukkannya ke dalam sistem kesejahteraan sosial.
- Data tersebut kemudian dibahas dalam musyawarah desa untuk memastikan kelayakan calon penerima berdasarkan kondisi riil di lapangan.
- Jika disetujui, usulan akan diteruskan ke dinas sosial kabupaten atau kota dan selanjutnya diproses oleh Kementerian Sosial.
- Lansia yang lolos verifikasi akan masuk dalam daftar penerima bantuan resmi.
Cara Daftar Bansos Lansia Secara Online
Bagi keluarga yang melek teknologi, pendaftaran bansos lansia dapat dilakukan secara online melalui aplikasi resmi Cek Bansos. Aplikasi ini mempermudah masyarakat untuk mengusulkan penerima bantuan tanpa harus datang ke kantor desa.
- Langkah pertama silahkan unduh aplikasi Cek Bansos yang ada di play store atau apps store.
- Jika sudah terinstal kalian bisa langsung membuka dan buat akun menggunakan NIK dan KK.
- Setelah akun aktif, pengguna dapat memilih menu pendaftaran usulan bantuan.
- Data lansia yang diusulkan diisi secara lengkap sesuai dokumen kependudukan.
- Sistem juga meminta unggahan foto KTP serta foto kondisi rumah sebagai bahan penilaian awal.
- Setelah pengajuan dikirim, data akan diverifikasi oleh pemerintah daerah dan pusat.
- Proses ini membutuhkan waktu cukup lama sehingga pemohon disarankan memantau status secara berkala melalui aplikasi.
Jadwal Pencairan Bansos Lansia
Pencairan bansos lansia dilakukan secara bertahap sesuai jenis bantuannya. Untuk PKH komponen lansia, pencairan umumnya dilakukan empat kali dalam setahun.
Tahap pertama biasanya berlangsung pada awal tahun, diikuti tahap kedua dan ketiga di pertengahan tahun, serta tahap terakhir menjelang akhir tahun anggaran. Pola pencairan ini bertujuan menjaga kesinambungan bantuan agar dapat dimanfaatkan sepanjang tahun.
Sementara itu, bantuan permakanan disalurkan secara rutin setiap hari atau sesuai jadwal yang ditetapkan daerah. Bantuan ini tidak berbentuk uang tunai, melainkan makanan yang langsung dikonsumsi lansia.
Nominal Bantuan Bansos Lansia
Besaran bantuan menjadi informasi yang paling banyak dicari masyarakat. Untuk PKH komponen lansia, bantuan yang diberikan mencapai Rp 2,4 juta rupiah per tahun.
Dana tersebut dicairkan secara bertahap dengan nominal Rp 600 ribu rupiah setiap tahap. Dalam satu keluarga penerima manfaat, terdapat batas maksimal jumlah anggota yang bisa menerima komponen PKH.
Untuk bantuan permakanan, nilai bantuan dihitung berdasarkan biaya per porsi makanan. Bantuan ini diberikan dalam bentuk makanan siap saji sehingga tidak ada pencairan dana tunai ke tangan penerima.
Kendala yang Sering Terjadi dan Solusinya
Banyak lansia gagal menerima bansos bukan karena tidak layak, melainkan akibat masalah data. NIK yang tidak padan, alamat yang belum diperbarui, atau Kartu Keluarga yang belum sinkron menjadi penyebab paling umum.
Solusi terbaik adalah memastikan seluruh data kependudukan sudah diperbarui di Dinas Dukcapil. Selain itu, keluarga perlu aktif berkoordinasi dengan perangkat desa agar kondisi lansia diketahui dan diusulkan secara resmi.
Kejujuran dalam menyampaikan kondisi ekonomi juga sangat penting. Sistem verifikasi kini menggunakan pendekatan berlapis, termasuk validasi lapangan dan pencocokan data lintas lembaga.
Kesimpulan
Cara daftar bansos lansia 2026 sebenarnya tidak rumit jika dipahami dengan benar. Kunci utamanya terletak pada kelengkapan data, keaktifan keluarga dalam mengurus administrasi, serta kesesuaian kondisi ekonomi dengan kriteria penerima.
Bantuan ini bukan sekadar angka dalam anggaran negara, melainkan bentuk kehadiran negara bagi warga lanjut usia agar dapat menjalani hari tua dengan lebih layak dan bermartabat.
