Sidak komisi ll dan lll Terkait Kegiatan Pengupasan lahan


🕔28 Jan 2021 👁 Dibaca:   50 kali  

Sidak komisi ll dan lll Terkait Kegiatan Pengupasan lahan

Gambar : Sidak komisi ll dan lll DPRD kota Balikpapan terkait kegiatan pengupasan lahan kawasan jalan Beller


BALIKPAPAN- Sidak gabungan yang dilaksanakan anggota komisi ll dan lll DPRD kota Balikpapan dibuat geram. Pasalnya, kegiatan pengupasan lahan di jalan Beller, tepatnya samping kampus Stiepan, Kelurahan Sumber Rejo Kecamatan Balikpapan Tengah, diduga Tidak memiliki izin galian C.

Seperti diketahui dalam permohonan pengajuan dari pihak kontraktor kepada pemerintah, dalam hal ini dinas lingkungan hidup (DLH) dan Dispenda Kota Balikpapan, hanya dikisaran 500 kubik. Sedangkan kegiatan pengupasan lahan tersebut sudah berlangsung kurang lebih 1 tahun. Sementara ijin objek lokasi yang dimohonkan dalam surat, tidak sesuai dengan tempat kegiatan galian yang berlangsung.

" Kegiatan galian lahan ini kami anggap ilegal dan melanggar hukum. Kenapa? Karena mereka (pihak kotraktor) tidak  memiliki surat izin galian C dari instansi terkait. Adapun izin yang mereka kantongi itu tidak sesuai dengan objek yang dimohonkan dalam surat ," ungkap Alwi Al Qadri, ketua komisi lll saat sidak langsung, Rabu (27/1/2021).

Hadir dalam sidak tersebut diantaranya, Ali Munsjir Halim, Amin Hidayat, Fadilah, Danang Eko, Syarifudin Oddang, Nelly Turuallo, H.Haris, Mieke Henny. Sementara dari OPD  yakni, DLH, Dispenda, Satpol PP, Camat, Lurah serta perwakilan pengembang.  

Menurut H.Haris, sidak yang dilakukan pihaknya bersama OPD terkait, untuk menindaklanjuti hasil rapat dengar pendapat (RDP) yang dilaksanakannya dengan Dinas PU beberapa hari lalu, terkait masalah penanganan banjir yang terjadi dikawasan jalan beller tersebut. Diduga salah satu penyebabnya, karena maraknya kegiatan pengupasan lahan yang tidak memiliki izin galian.

" Kami melaksanakan sidak ini karena ingin mengetahui sejauh mana izin yang mereka miliki dalam melakukan kegiatan pengupasan lahan. Sebab selama ini hampir setiap kali hujan turun kawasan dijalan Beller ini selalu terendam banjir,"kata H.Haris

Dari kegiatan pengupasan lahan yang dilakukan salah satu pengembang, Alwi Al Qadri mengungkapkan kekecewaannya kepada pihak Camat, Lurah, Satpol PP dan DLH, yang kurang aktif dalam melaksanakan kontrol pengawasan di wilayahnya. Kekecewaan anggota dewan sangat mendasar. Sebab dari hasil sidak yang dilakukan, ternyata ada kegiatan lain dilokasi yang berbeda diluar dari pada surat yang dimohonkan. Parahnya lagi ketika ditanya, pihak Camat dan Lurah serta Satpol PP tidak mengetahui perihal ijin kegiatan penggalian yang sudah berlangsung cukup lama itu.

" Kalau keterangan  pihak kontraktor tadi menyebutkan baru sekitar 2 bulan melaksanakan kegiatan, padahal itu semua bohong. Kegiatan ini sudah berlangsung cukup lama, kurang lebih hampir 1 tahun. Dan anehnya, masa pak Camat sama Lurah dan Satpol PP tidak mengetahui kalau ada kegiatan pengupasan lahan diwilayahnya. Ini kan aneh," tegasnya

Untuk itu pihaknya akan mengevalusi kembali dengan memanggil seluruh pihak-pihak yang terkait di dalamnya, dalam rapat dengar pendapat yang akan digelar pada senin mendatang. 
" Kita akan Panggil semua di RDP nanti, biar lebih jelas termasuk pengembang," tegasnya. (Cindy/bdk)




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment