KPU Balikpapan Gelar Pleno Penetapan Walikota Terpilih


🕔21 Feb 2021 👁 Dibaca:   18 kali  

KPU Balikpapan Gelar Pleno Penetapan Walikota Terpilih

BALIKPAPAN,bidiknews. co.id- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan menggelar rapat pleno penetapan calon Walikota Balikpapan terpilih,H. Rahmad Mas'ud periode 2021 2024. Rapat pleno yang dilangsungkan di Hotel Novotel Balikpapan, Jumat (19/2/2021) siang, dihadiri sejumlah pimpinan partai pengusung serta tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tim pemenangan Rahmad Mas'ud. Tampak pula hadir istri dari Almarhum Thohari Azis.

Dengan pengawalan dari aparat TNI-Polri, pelaksanaan pleno terbuka yang dilaksanakan KPU Balikpapan dengan menerapkan protokol kesehatan yang cukup ketat. Menurut ketua KPU Balikpapan Noor Toha, dengan berakhirnya seluruh tahapan pelaksanaan Pilkada Balikpapan, maka KPU melalui pleno menetapan calon Walikota terpilih untuk selanjutnya dilakukan pelantikan. Walaupun sempat tertunda karena adanya sengketa yang diajukan salah satu lembaga ke Mahkamah Kontitusi (MK), maka kemudian KPU baru bisa melaksanakan pleno setelah laporan tersebut ditolak oleh MK.

"Pleno sempat tertunda kami laksanakan, karena ada lembaga yang menggugat KPU ke MK. Namun semua laporan itu sudah dianulir dan ditolak di MK. Atas dasar itu maka kami kemudian baru bisa melaksanakan pleno penetapan Walikota terpilih hari ini," kata Noor Thoha usai pleno.


Dari hasil penghitungan suara pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan, yang menetapkan pasangan Rahmad Mas’ud dan Thohari Azis sebagai peraih suara terbanyak dengan jumlah 160.929 suara atau 62,48%. Dengan hasil ini maka dalam amanat undang undang, dilakukan penandatangan berita acara kepada seluruh Komisioner KPU Kota Balikpapan. 

Untuk selanjutnya diserahkan kepada calon terpilih, Rahmad Mas’ud, Ketua DPRD Kota Balikpapan, Ketua KPU Provinsi Kalimantan Timur, Bawaslu Kota Balikpapan dan para ketua seluruh partai pengusul pasangan Rahmad Mas’ud dan Thohari Azis.

"Setelah berita acara ini kami tandatangani, selanjutnya akan kami sampaikan kepada Gubernur Kaltim, lalu kemudian diterbitkan SK dari Kemendagri. Jadi kami di KPU akan menunggu jawaban SK dari Gubernur untuk pelantikan,"jelasnya.(cindy/bdk)




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment