Imbas Limbah Tanah Uruk, Kini Berdampak Pada Kesehatan Warga


🕔15 Mar 2021 👁 Dibaca:   37 kali  

Imbas Limbah Tanah Uruk, Kini Berdampak Pada Kesehatan Warga

BALIKPAPAN,bidiknews.co.id- Ketua Komisi 3 DPRD Kota Balikpapan Alwi Alqadri ikut memberikan tanggapan terkait adanya dugaan limbah tanah uruk yang ditimbun di RT 09 Kelurahan  Baru Ulu, Kecamatan Balikpapan Barat yang membuat puluhan warga pusing dan mual sehingga harus menjalani pemeriksaan kesehatan.
Rencananya dalam minggu ini pihaknya akan memanggil pihak Pertamina , Dinas  Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan serta kontraktor pelaksana yaitu PT Urban.
Alwi mempertegas kembali mengenai apa yang disampaikan oleh Wakil ketua  DPRD Sabaruddin Panrecalle,  bahwa pihaknya secepatnya akan memanggil pihak terkait dalam penanganan kasus dugaan limbah tersebut.
"Secepatnya kita panggil DLH, terus pihak Pertamina yang bertanggung jawab atas ini. Kita juga gak tahu bau itu bau apa, tapi karena itu pengurukan dari Pertamina atau RDMP yang dipindahkan ke kampung baru ulu dan menimbulkan bau yang menyengat," kata Alwi di kantor DPRD, Senin (15/3/2021).

Ia mengatakan hal tersebut menjadikan pertanyaan apakah itu kotoran atau limbah, pihaknya saat ini hanya bisa memanggil pihak terkait, belum bisa memberikan klarifikasi.

"Yang jelas kami prihatin sekali. Kenapa mestinya kalau menguruk atau memindahkan mestinya kan dipilah pilah, mana sih bener-bener tanah uruk mana limbah mana kotoran," tegas Alwi.

Alwi meminta dalam penanganan pembuangan tanah jangan semuanya dijadikan satu antara sampah limbah dan kotoran, apalagi di buat uruk di perkampungan warga.

Ia juga prihatin terkait kondisi sekarang ada 64 warga yang terdampak karena bau yang menyengat, menjalani pemeriksaan kesehatan.
 Lebih lanjut ia menjelaskan pihaknya tidak bisa berspekulasi untuk memastikan itu limbah atau bukan limbah.

Ia menjelaskan kembali terkait pemanggilan pihak terkait."Rencananya secepatnya, kalau bisa Minggu ini,"pungkas Alwi. (Cindy/bdk)




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment