Spesifikasi Mobil Dinas Gubernur Kaltim Seharga Rp 8,5 Miliar dengan Mesin Hybrid 3.0 Liter dan Fitur VVIP Lengkap

Bidiknews.co.id-Anggaran Rp 8,5 miliar untuk sebuah mobil dinas tentu langsung menyita perhatian publik. Banyak yang bertanya, kendaraan seperti apa yang digunakan hingga nilainya setara rumah

Puspita Fariska

Bidiknews.co.id-Anggaran Rp 8,5 miliar untuk sebuah mobil dinas tentu langsung menyita perhatian publik. Banyak yang bertanya, kendaraan seperti apa yang digunakan hingga nilainya setara rumah mewah di pusat kota? Rasa penasaran itu wajar, apalagi jika mobil tersebut dipakai oleh kepala daerah dengan wilayah seluas Kalimantan Timur yang dikenal memiliki medan beragam.

Spesifikasi mobil dinas Gubernur Kaltim seharga Rp 8,5 miliar menarik dibahas bukan hanya dari sisi anggaran, tetapi juga dari aspek teknis dan fungsionalitasnya. Kendaraan ini masuk kategori SUV mewah plug-in hybrid 3.000 cc, diduga kuat merupakan varian dari Range Rover Autobiography LWB PHEV atau model setara di kelas flagship global.

Kami akan mengupas tuntas mesin, sistem penggerak 4×4, fitur kabin VVIP, teknologi keselamatan, hingga relevansinya dengan kebutuhan operasional di Kalimantan Timur.

Gambaran Umum Mobil Dinas Baru Gubernur Kaltim

Ketika berbicara soal kendaraan dinas kepala daerah, biasanya yang terbayang adalah sedan premium atau SUV kelas atas. Namun dalam beberapa tahun terakhir, tren kendaraan pejabat bergeser ke SUV berteknologi hybrid karena alasan performa sekaligus efisiensi.

Mobil dinas Gubernur Kaltim disebut memiliki pagu anggaran Rp 8,5 miliar. Dari spesifikasi yang beredar, kendaraan ini termasuk SUV plug-in hybrid (PHEV) berkapasitas mesin 3.0 liter turbocharged dengan sistem elektrifikasi modern. Kelas ini dikenal sebagai SUV flagship, bukan hanya mengandalkan kemewahan, tetapi juga kemampuan off-road dan daya jelajah tinggi.

Mesin 3.0 Liter Hybrid 434 Tenaga Kuda yang Jadi Sorotan

Salah satu poin utama dari spesifikasi mobil dinas Gubernur Kaltim seharga Rp 8,5 miliar adalah sektor dapur pacunya. Kendaraan ini mengusung mesin bensin 3.0 liter atau sekitar 2.996 cc turbocharged yang dikombinasikan dengan motor listrik.

Konfigurasi tersebut menghasilkan total tenaga gabungan sekitar 434 tenaga kuda dengan torsi puncak mendekati 620 Nm. Angka torsi ini tergolong sangat besar untuk SUV, bahkan mendekati mobil sport dalam hal dorongan awal.

Baca Juga:  Link Asli Video Cukur Kumis Viral Banyak Dicari Netizen, Berikut Ini Fakta Selengkapnya

Mengapa torsi besar penting? Karena karakter wilayah Kalimantan Timur tidak hanya jalan perkotaan mulus. Ada jalur tambang, proyek infrastruktur, tanjakan panjang, hingga jalan berlumpur di area pedalaman. Torsi besar membantu kendaraan tetap stabil dan kuat saat menghadapi beban berat atau medan sulit.

Motor listriknya sendiri memiliki output sekitar 140 kW dan ditopang baterai berkapasitas kurang lebih 38,2 kWh. Dengan sistem Plug-in Hybrid Electric Vehicle, mobil dapat berjalan menggunakan tenaga listrik murni untuk jarak tertentu sebelum mesin bensin ikut bekerja.

Keunggulan sistem PHEV ini bukan hanya performa, tetapi juga fleksibilitas. Untuk perjalanan jarak pendek di area kota, mode listrik murni bisa dimanfaatkan sehingga emisi lebih rendah dan suara mesin lebih senyap.

Sistem Penggerak AWD Permanen untuk Medan Berat Kaltim

Wilayah Kalimantan Timur memiliki karakter geografis yang menantang. Tidak semua daerah memiliki infrastruktur jalan sempurna. Karena itu, sistem penggerak menjadi elemen krusial.

Mobil dinas ini dibekali sistem All-Wheel Drive permanen atau AWD. Sistem ini secara otomatis mendistribusikan tenaga ke keempat roda sesuai kebutuhan traksi. Jika salah satu roda kehilangan cengkeraman, sistem akan mengalihkan tenaga ke roda lain yang memiliki grip lebih baik.

Keunggulan AWD dalam operasional kepala daerah meliputi:

  • Stabilitas saat melintasi jalan licin atau berlumpur
  • Traksi maksimal di jalur berbatu dan tanjakan
  • Kontrol lebih baik saat membawa beban atau penumpang penuh
  • Keamanan ekstra saat kondisi cuaca buruk

Selain itu, kendaraan di kelas ini umumnya dilengkapi sistem manajemen traksi canggih seperti Terrain Response. Pengemudi dapat memilih mode berkendara sesuai kondisi permukaan, mulai dari pasir, lumpur, bebatuan, hingga jalan raya.

Dengan kombinasi tenaga besar dan sistem 4×4 pintar, SUV ini bukan hanya simbol kemewahan, tetapi juga kendaraan kerja yang siap menghadapi berbagai kondisi lapangan.

Suspensi Udara Adaptif untuk Kenyamanan dan Fungsionalitas

Satu fitur penting yang sering luput dari perhatian publik adalah suspensi udara adaptif atau air suspension. Di kelas SUV premium seperti ini, fitur tersebut menjadi standar.

Suspensi udara memungkinkan tinggi kendaraan diatur secara otomatis atau manual. Saat melintasi jalur rusak atau berbatu, ground clearance dapat dinaikkan untuk menghindari benturan kolong. Sebaliknya, saat melaju di jalan tol atau perkotaan, tinggi kendaraan bisa diturunkan demi stabilitas dan aerodinamika lebih baik.

Baca Juga:  Bocoran iPhone 17e Mulai Terungkap Harga Tetap dan Performa Lebih Kencang

Manfaat utama suspensi adaptif antara lain:

  • Kenyamanan optimal untuk penumpang belakang
  • Minim guncangan saat melewati jalan tidak rata
  • Fleksibilitas tinggi untuk berbagai kondisi medan
  • Stabilitas lebih baik saat kecepatan tinggi

Bagi pejabat yang sering melakukan perjalanan dinas jarak jauh, kenyamanan bukan sekadar kemewahan, tetapi kebutuhan agar tetap prima saat menjalankan tugas.

Kabin Executive Long Wheelbase dengan Fitur VVIP

Varian Long Wheelbase atau LWB berarti jarak sumbu roda lebih panjang dibanding versi standar. Implikasinya, ruang kabin belakang menjadi jauh lebih lega.

Di kelas Range Rover Autobiography LWB PHEV, konfigurasi kursi belakang biasanya mengusung model executive dengan pengaturan elektrik lengkap. Fitur yang umum tersedia meliputi:

  • Kursi dengan pengaturan elektrik multi arah
  • Ventilasi dan pemanas kursi
  • Fitur pijat untuk penumpang belakang
  • Sandaran kaki elektrik
  • Meja lipat individual

Material interior menggunakan kulit premium dengan trim kayu atau metal berkualitas tinggi. Sistem infotainment layar besar, panel instrumen digital penuh, serta sistem audio premium juga menjadi bagian dari paket kemewahan.

Ruang kabin ini dirancang untuk kenyamanan maksimal penumpang utama, dalam hal ini gubernur. Dalam perjalanan protokoler, ruang belakang menjadi area kerja sekaligus ruang istirahat.

Fitur Keselamatan dan Teknologi ADAS Modern

SUV flagship global tidak hanya mengandalkan mesin besar dan kabin mewah. Teknologi keselamatan juga menjadi aspek utama.

Mobil dinas ini umumnya dilengkapi Advanced Driver Assistance System atau ADAS yang mencakup:

  • Adaptive cruise control
  • Lane keeping assist
  • Blind spot monitoring
  • Autonomous emergency braking
  • 360 degree camera system

Teknologi tersebut membantu pengemudi menjaga jarak aman, tetap di jalur, dan menghindari potensi tabrakan. Untuk kendaraan yang digunakan dalam pengawalan protokoler, fitur keselamatan canggih menjadi sangat penting.

Selain itu, struktur bodi SUV premium biasanya menggunakan material ringan namun kuat seperti aluminium, sehingga meningkatkan keamanan saat terjadi benturan.

Perbandingan dengan SUV Mewah di Kelas Harga Serupa

Di kisaran harga Rp 8 miliar hingga Rp 9 miliar, pasar global memiliki beberapa SUV premium lainnya. Namun, tidak semua menawarkan kombinasi mesin hybrid 3.0 liter, kabin LWB, dan kemampuan off-road seimbang.

Beberapa SUV di kelas ini mungkin lebih fokus pada performa jalan raya, sementara yang lain unggul dalam kemewahan kabin tetapi kurang optimal untuk medan berat.

Baca Juga:  Eca Aura Klarifikasi Isu “Tabung Pink” yang Viral, Tegaskan Tidak Terlibat Aktivitas Terkait

Range Rover Autobiography LWB PHEV dikenal sebagai kendaraan yang mampu menggabungkan tiga aspek sekaligus:

  • Performa tinggi
  • Kemampuan off-road sejati
  • Kenyamanan kelas VVIP

Inilah yang membuatnya sering dipilih sebagai kendaraan pejabat tinggi di berbagai negara.

Alasan Pemilihan Mobil Sesuai Regulasi

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyebut pengadaan kendaraan tersebut mengacu pada regulasi Kementerian Dalam Negeri. Aturan tersebut membatasi kapasitas mesin kendaraan kepala daerah maksimal 3.000 cc untuk jenis sedan atau jeep.

Mesin 3.0 liter pada SUV ini masih berada dalam batas regulasi. Selain itu, sistem hybrid memberikan nilai tambah dalam konteks efisiensi energi dan emisi yang lebih rendah dibanding mesin konvensional berkapasitas besar.

Dengan wilayah seluas Kalimantan Timur yang mencakup area perkotaan hingga pedalaman, kendaraan operasional memang membutuhkan spesifikasi di atas rata-rata SUV biasa.

Relevansi Spesifikasi dengan Kebutuhan Geografis Kaltim

Kalimantan Timur merupakan salah satu provinsi dengan proyek strategis nasional, termasuk pembangunan Ibu Kota Nusantara. Mobilitas kepala daerah tidak hanya terbatas di kota, tetapi juga ke lokasi proyek dan wilayah terpencil.

Kondisi jalan bisa sangat beragam, mulai dari aspal halus hingga tanah merah berlumpur. Dalam situasi seperti ini, SUV mewah dengan sistem AWD dan suspensi adaptif bukan sekadar simbol status, tetapi alat kerja yang fungsional.

Mesin hybrid juga memberikan fleksibilitas untuk penggunaan dalam kota dengan emisi lebih rendah, sekaligus tenaga besar saat dibutuhkan di medan berat.

Kontroversi Anggaran dan Perspektif Otomotif

Anggaran Rp 8,5 miliar tentu memunculkan perdebatan publik. Namun jika dilihat dari perspektif otomotif murni, kendaraan di kelas ini memang berada di kasta tertinggi SUV global.

Harga tersebut mencerminkan kombinasi:

  • Teknologi elektrifikasi modern
  • Sistem penggerak 4×4 canggih
  • Material interior premium
  • Fitur keselamatan lengkap
  • Riset dan pengembangan merek global

Di pasar internasional, SUV flagship seperti ini memang berada di rentang harga miliaran rupiah setelah pajak dan bea masuk.

Kesimpulan

Spesifikasi mobil dinas Gubernur Kaltim seharga Rp 8,5 miliar menunjukkan bahwa kendaraan ini masuk kategori SUV mewah plug-in hybrid 3.0 liter dengan total tenaga sekitar 434 tk dan torsi 620 Nm. Sistem AWD permanen, suspensi udara adaptif, serta kabin long wheelbase dengan fitur VVIP menjadikannya kendaraan serbaguna untuk perjalanan protokoler maupun inspeksi lapangan.

Dari sisi teknis, mobil ini menggabungkan performa tinggi, kemampuan off-road premium, dan kenyamanan kelas eksekutif dalam satu paket. Mesin hybrid juga memberikan nilai tambah dalam efisiensi dan modernisasi kendaraan dinas.

Terlepas dari polemik anggaran, secara otomotif kendaraan ini jelas berada di kasta tertinggi SUV global. Kombinasi teknologi, tenaga, dan kemewahan menjadikannya salah satu mobil dinas paling canggih yang pernah digunakan kepala daerah di Indonesia.

Puspita Fariska

Redaksi di Bidiknews, seorang wanita mandiri lulusan salah satu universitas ternama di Jakarta. Suka menulis dan membaca buku, untuk menambah pengetahuan baru.

Related Post