Apa Itu Opsen PKB dan BBNKB dalam Pajak Kendaraan Bermotor Terbaru serta Dampaknya bagi Pemilik Motor dan Mobil

Bidiknews.co.id-Pernah merasa jumlah pajak kendaraan tiba-tiba berbeda dari tahun sebelumnya? Sebagian orang mulai menyadari adanya komponen baru dalam rincian pembayaran pajak kendaraan bermotor. Di balik

Puspita Fariska

Bidiknews.co.id-Pernah merasa jumlah pajak kendaraan tiba-tiba berbeda dari tahun sebelumnya? Sebagian orang mulai menyadari adanya komponen baru dalam rincian pembayaran pajak kendaraan bermotor. Di balik perubahan itu, muncul istilah opsen yang kini banyak dibicarakan, terutama setelah skema pajak daerah diperbarui.

Lalu sebenarnya apa itu Opsen PKB dan BBNKB, kenapa diberlakukan, dan bagaimana dampaknya bagi pemilik kendaraan? Pertanyaan ini semakin relevan karena sistem pajak kendaraan kini memberi porsi lebih besar kepada pemerintah kabupaten dan kota.

Kali ini kami akan mengulas secara lengkap pengertian opsen PKB dan BBNKB, dasar hukumnya, cara perhitungan, hingga manfaat dan dampaknya bagi masyarakat.

Mengenal PKB dan BBNKB Sebelum Memahami Opsen

Sebelum membahas opsen, penting memahami dua komponen utama pajak kendaraan. PKB adalah Pajak Kendaraan Bermotor yang dibayarkan setiap tahun oleh pemilik kendaraan. Sedangkan BBNKB adalah Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor yang dikenakan saat terjadi perpindahan kepemilikan.

PKB dan BBNKB termasuk pajak daerah yang diatur dalam regulasi nasional, salah satunya melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah. Dalam aturan tersebut, sistem pembagian hasil pajak mengalami penyesuaian agar daerah memiliki kewenangan fiskal yang lebih kuat.

Di sinilah konsep opsen muncul sebagai mekanisme tambahan yang memberi ruang bagi kabupaten dan kota untuk memperoleh bagian langsung dari pajak kendaraan.

Baca Juga:  Cara Daftar GrabFood untuk Pemilik Usaha Rumahan agar Jualan Makin Laris Lewat Online

Apa Itu Opsen PKB dan BBNKB dalam Skema Pajak Daerah

Opsen adalah pungutan tambahan atas pajak pokok yang dipungut bersamaan dengan PKB dan BBNKB. Dalam konteks ini, opsen PKB dan opsen BBNKB merupakan tambahan persentase yang hasilnya masuk langsung ke kas pemerintah kabupaten atau kota.

Jika sebelumnya pajak kendaraan lebih banyak dikelola di tingkat provinsi, kini melalui skema opsen, sebagian penerimaan tersebut otomatis dialokasikan ke daerah tempat kendaraan terdaftar.

Secara sederhana:

  • PKB dan BBNKB tetap dipungut seperti biasa
  • Opsen dikenakan sebagai tambahan dari nilai pajak pokok
  • Hasil opsen langsung menjadi pendapatan kabupaten atau kota

Kebijakan ini dirancang agar pemerintah daerah memiliki sumber dana yang lebih cepat digunakan untuk pembangunan lokal.

Kenapa Pemerintah Menerapkan Opsen Pajak Kendaraan

Perubahan ini bukan tanpa alasan. Pemerintah ingin memperkuat kemandirian fiskal daerah agar tidak terlalu bergantung pada dana transfer pusat.

Beberapa tujuan utama penerapan opsen PKB dan BBNKB antara lain:

  • Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah
  • Mempercepat pembangunan infrastruktur
  • Memperbaiki layanan publik
  • Mendorong pertumbuhan ekonomi lokal

Dengan skema ini, daerah bisa lebih leluasa mengelola anggaran untuk kebutuhan masyarakatnya sendiri.

Cara Kerja Opsen PKB dalam Pajak Tahunan Kendaraan

Banyak pemilik kendaraan bertanya apakah opsen berarti pajak menjadi dua kali lipat. Jawabannya tidak sesederhana itu.

Opsen dihitung berdasarkan persentase tertentu dari pajak pokok PKB. Misalnya, jika tarif PKB kendaraan kamu sebesar Rp1.000.000 dan opsen ditetapkan 66 persen dari PKB, maka sebagian dari pajak tersebut akan dialokasikan sebagai opsen untuk kabupaten atau kota.

Artinya, pembayaran tetap dilakukan dalam satu transaksi. Masyarakat tidak membayar terpisah, melainkan sistem yang membagi penerimaan tersebut. Skema ini membuat distribusi pajak lebih transparan dan terarah.

Cara Kerja Opsen BBNKB Saat Balik Nama Kendaraan

Berbeda dengan PKB tahunan, BBNKB dikenakan saat terjadi transaksi jual beli atau balik nama kendaraan.

Baca Juga:  Cara Beli Bintang di Facebook Pakai GoPay Terbaru 2026 Lengkap Harga Stars dan Metode Pembayaran

Ketika kamu membeli kendaraan bekas dan mengurus balik nama, BBNKB akan dihitung berdasarkan nilai jual kendaraan bermotor. Dalam skema terbaru, opsen BBNKB juga dikenakan sebagai tambahan yang masuk ke kas daerah.

Dengan demikian, setiap transaksi kendaraan turut berkontribusi pada pembangunan wilayah tempat kendaraan tersebut terdaftar.

Perbandingan Sistem Lama dan Sistem dengan Opsen

Agar lebih mudah dipahami, berikut gambaran perbandingan sistem sebelum dan sesudah penerapan opsen.

AspekSistem LamaSistem dengan Opsen
PengelolaanDominan provinsiBerbagi dengan kabupaten/kota
Distribusi DanaMelalui mekanisme bagi hasilLangsung dialokasikan
Kecepatan PemanfaatanLebih lamaLebih cepat
Kemandirian DaerahTerbatasLebih kuat

Melalui sistem opsen, kabupaten dan kota tidak lagi sepenuhnya menunggu transfer dari provinsi.

Dampak Opsen PKB dan BBNKB bagi Pemilik Kendaraan

Tidak sedikit masyarakat yang merasa kaget ketika mendengar istilah opsen. Kekhawatiran utama biasanya terkait kenaikan beban pajak.

Dampaknya bisa berbeda tergantung kebijakan daerah masing-masing. Namun secara umum:

  • Struktur pajak menjadi lebih transparan
  • Ada potensi penyesuaian tarif
  • Dana pajak lebih terasa manfaatnya di daerah

Sebagian warga di beberapa wilayah, termasuk Jawa Tengah, sempat menyampaikan keberatan karena nominal pajak terlihat berubah. Padahal, secara konsep, opsen bukan pajak baru yang berdiri sendiri, melainkan penyesuaian mekanisme distribusi.

Manfaat Opsen PKB dan BBNKB untuk Pembangunan Daerah

Meski menuai pro dan kontra, opsen memiliki sejumlah manfaat nyata bagi daerah.

Beberapa manfaat tersebut antara lain:

Meningkatkan Pendapatan Daerah
Opsen membantu menambah anggaran untuk pembangunan dan pelayanan publik.

Memperbaiki Infrastruktur
Dana yang terkumpul dapat digunakan untuk perbaikan jalan, jembatan, dan fasilitas transportasi.

Meningkatkan Layanan Publik
Kontribusi dari pajak kendaraan mendukung fasilitas kesehatan, pendidikan, hingga transportasi umum.

Mendorong Pertumbuhan Ekonomi
Dengan anggaran yang lebih kuat, pemerintah daerah bisa membuka peluang usaha dan menciptakan lapangan kerja.

Baca Juga:  UMP 2026 Naik Ini Daftar Upah Minimum Terbaru di Indonesia

Jika dikelola dengan baik, dana opsen bisa memberi dampak langsung yang dirasakan masyarakat.

Apakah Opsen Sama dengan Pajak Tambahan Baru

Pertanyaan ini sering muncul. Secara teknis, opsen bukan pajak baru yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari pajak yang sudah ada.

Perbedaannya terletak pada mekanisme pembagian hasil. Opsen memungkinkan daerah mendapatkan porsi langsung dari pajak kendaraan, tanpa harus menunggu proses distribusi yang lebih panjang.

Dengan kata lain, masyarakat tetap membayar pajak kendaraan, hanya saja sistemnya disesuaikan agar lebih adil bagi daerah.

Bagaimana Cara Mengetahui Rincian Opsen di STNK

Jika kamu ingin melihat detail pembayaran, rincian pajak biasanya tertera saat pembayaran di Samsat.

Komponen yang umum tercantum:

  • PKB
  • Opsen PKB
  • SWDKLLJ
  • BBNKB jika ada transaksi

Melalui rincian tersebut, pemilik kendaraan bisa memahami ke mana alokasi pajaknya disalurkan.

Tantangan Implementasi Opsen di Lapangan

Perubahan kebijakan tentu tidak selalu berjalan mulus. Beberapa tantangan yang muncul antara lain:

  • Kurangnya sosialisasi
  • Kesalahpahaman masyarakat
  • Perbedaan kebijakan antar daerah

Karena itu, edukasi publik menjadi kunci agar masyarakat memahami bahwa opsen bukan sekadar tambahan beban, tetapi bagian dari reformasi fiskal daerah.

Apakah Opsen Berlaku di Seluruh Indonesia

Secara regulasi, dasar hukumnya berlaku nasional melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022. Namun implementasi teknis dapat berbeda tergantung kebijakan pemerintah daerah.

Setiap provinsi dan kabupaten/kota memiliki kewenangan menetapkan tarif sesuai batas yang diatur undang-undang. Karena itu, nominal opsen bisa berbeda antar wilayah.

Penting untuk selalu memeriksa informasi resmi dari pemerintah daerah setempat sebelum membayar pajak kendaraan.

Kenapa Transparansi Pengelolaan Dana Menjadi Penting

Dengan adanya opsen, harapan masyarakat terhadap penggunaan dana pajak semakin tinggi. Transparansi menjadi faktor utama agar kebijakan ini mendapat dukungan publik.

Jika masyarakat melihat jalan diperbaiki, fasilitas publik meningkat, dan layanan semakin baik, maka kepercayaan terhadap kebijakan pajak akan tumbuh.

Sebaliknya, tanpa transparansi, kebijakan yang sebenarnya bertujuan baik bisa disalahpahami.

Kesimpulan

Apa Itu Opsen PKB dan BBNKB pada dasarnya adalah mekanisme pungutan tambahan atas pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama yang hasilnya langsung dialokasikan ke kas kabupaten atau kota. Kebijakan ini lahir untuk memperkuat pendapatan daerah dan mempercepat pembangunan lokal.

Opsen bukan pajak baru yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari reformasi sistem distribusi pajak daerah sesuai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022. Dampaknya bagi pemilik kendaraan bisa berupa penyesuaian struktur pembayaran, namun di sisi lain memberi peluang pembangunan yang lebih merata.

Memahami konsep opsen membantu masyarakat melihat gambaran besar kebijakan ini. Ketika dikelola dengan transparan dan tepat sasaran, dana dari opsen PKB dan BBNKB berpotensi meningkatkan kualitas infrastruktur, layanan publik, serta pertumbuhan ekonomi daerah.

Puspita Fariska

Redaksi di Bidiknews, seorang wanita mandiri lulusan salah satu universitas ternama di Jakarta. Suka menulis dan membaca buku, untuk menambah pengetahuan baru.

Related Post