Cara Bayar Zakat Fitrah Online 2026 Lewat E-Wallet dan Shopee yang Sah Sesuai Aturan BAZNAS

Bidiknews.co.id-Ramadan 1447 H sudah semakin dekat. Sudahkah kamu menyiapkan zakat fitrah untuk diri sendiri dan keluarga? Di tengah aktivitas yang padat, banyak orang mulai mencari

Puspita Fariska

Bidiknews.co.id-Ramadan 1447 H sudah semakin dekat. Sudahkah kamu menyiapkan zakat fitrah untuk diri sendiri dan keluarga? Di tengah aktivitas yang padat, banyak orang mulai mencari cara bayar zakat fitrah online 2026 yang praktis, cepat, dan tetap sah secara syariat.

Kini membayar zakat tidak harus datang langsung ke masjid atau panitia setempat. Lewat ponsel, kamu sudah bisa menunaikan kewajiban ini melalui platform digital resmi.

Pertanyaannya, bagaimana cara membayar zakat fitrah secara online yang benar dan sesuai aturan? Artikel ini akan membahas panduan lengkap, dasar hukum, nominal terbaru, hingga perbandingan fitur antar platform agar kamu tidak salah langkah.

Nominal Zakat Fitrah 2026 dan Ketentuan Resmi dari BAZNAS

Sebelum membahas teknis pembayaran, penting memahami nominal yang berlaku. Berdasarkan keputusan resmi dari Badan Amil Zakat Nasional atau BAZNAS, besaran zakat fitrah tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp50.000 per jiwa untuk wilayah standar seperti Jabodetabek.

Nominal tersebut setara dengan 2,5 kilogram atau 3,5 liter beras premium. Namun, perlu dipahami bahwa setiap daerah bisa memiliki ketentuan berbeda menyesuaikan harga beras setempat. Karena itu, selalu cek informasi dari BAZNAS daerah masing-masing agar lebih akurat.

Selain zakat fitrah, biasanya juga diumumkan nominal fidyah. Tetapi fokus utama kita di sini adalah zakat fitrah yang wajib ditunaikan setiap Muslim sebelum Idulfitri.

Baca Juga:  Cara Jual Foto Stock Lewat HP di Shutterstock untuk Pemula

Apakah Zakat Fitrah Online Sah Menurut Syariat

Masih ada anggapan bahwa zakat fitrah online tidak sah karena tidak menyerahkan langsung kepada amil. Padahal, pandangan ini kurang tepat jika merujuk pada penjelasan resmi dari BAZNAS dan fatwa ulama.

Secara prinsip, sah atau tidaknya zakat bergantung pada dua hal utama. Pertama adalah niat dari muzaki atau orang yang membayar zakat. Kedua adalah tersalurkannya zakat kepada mustahik melalui amil yang sah. Platform digital hanya berperan sebagai perantara pembayaran, bukan sebagai amil itu sendiri.

Selama pembayaran dilakukan melalui lembaga amil zakat resmi dan dana benar-benar disalurkan sesuai ketentuan, maka zakat fitrah online tetap sah. Artinya, kamu tidak perlu ragu selama mengikuti prosedur yang benar.

Cara Bayar Zakat Fitrah Online 2026 Lewat DANA

Bagi pengguna dompet digital, membayar zakat fitrah lewat DANA menjadi salah satu opsi paling praktis. Platform ini biasanya bekerja sama dengan lembaga amil zakat nasional seperti Dompet Dhuafa.

Sebelum memulai, pastikan aplikasi sudah diperbarui ke versi terbaru dan saldo mencukupi sesuai jumlah jiwa yang akan dibayarkan.

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka aplikasi DANA dan login ke akun kamu
  2. Cari menu Zakat atau banner Ramadan di halaman utama
  3. Pilih Zakat Fitrah
  4. Tentukan jumlah jiwa yang akan dibayarkan
  5. Nominal otomatis menyesuaikan Rp50.000 per jiwa
  6. Isi data diri seperti nama dan nomor HP
  7. Baca niat zakat fitrah dalam hati
  8. Konfirmasi dan selesaikan pembayaran

Setelah transaksi berhasil, bukti pembayaran akan tersimpan otomatis di riwayat transaksi. Simpan bukti tersebut sebagai dokumentasi pribadi.

Keunggulan DANA terletak pada prosesnya yang sederhana dan cepat. Namun pilihan lembaga penyalur biasanya terbatas pada mitra tertentu saja.

Cara Bayar Zakat Fitrah Lewat GoPay Melalui GoGive

Jika kamu pengguna aplikasi Gojek, pembayaran zakat fitrah bisa dilakukan lewat fitur GoGive menggunakan saldo GoPay.

Baca Juga:  Cara Menghasilkan Dollar dari Foto Facebook Pro Secara Konsisten

Keunggulan GoPay adalah tersedianya beberapa pilihan lembaga amil zakat. Misalnya seperti Rumah Zakat dan Rumah Yatim.

Langkah pembayarannya sebagai berikut:

  1. Buka aplikasi Gojek
  2. Masuk ke menu GoGive
  3. Pilih kategori Zakat
  4. Tentukan lembaga penyalur
  5. Masukkan nominal sesuai jumlah anggota keluarga
  6. Isi data dan konfirmasi pembayaran
  7. Masukkan PIN GoPay

Menariknya, GoPay menyediakan fitur kalkulator zakat untuk membantu menghitung total pembayaran. Ada juga opsi donasi anonim bagi yang tidak ingin menampilkan nama. Bukti transaksi bisa dilihat di riwayat pembayaran dalam aplikasi Gojek.

Cara Bayar Zakat Fitrah Online di Shopee Barokah

Bagi yang lebih sering bertransaksi di marketplace, fitur Shopee Barokah dari Shopee juga menyediakan layanan zakat fitrah.

Keunggulan Shopee adalah metode pembayarannya lebih fleksibel. Tidak hanya lewat ShopeePay, tetapi juga bisa menggunakan virtual account bank hingga pembayaran di minimarket seperti Indomaret dan Alfamart.

Langkah-langkahnya:

  1. Buka aplikasi Shopee
  2. Pilih menu Shopee Barokah
  3. Klik Zakat Fitrah
  4. Pilih paket dan lembaga penyalur
  5. Isi data diri
  6. Konfirmasi dan pilih metode pembayaran

Setelah berhasil, invoice zakat akan muncul di rincian pesanan. Invoice tersebut menjadi bukti sah pembayaran zakat secara digital.

Shopee cocok bagi kamu yang belum memiliki e-wallet karena tetap bisa membayar melalui transfer bank atau minimarket.

Perbandingan DANA GoPay dan Shopee untuk Zakat Fitrah 2026

Setiap platform memiliki kelebihan masing-masing. Supaya tidak bingung, berikut gambaran perbandingan secara umum.

  • DANA unggul dari sisi kemudahan dan proses cepat, cocok untuk pembayaran instan tanpa banyak pilihan.
  • GoPay unggul karena menyediakan kalkulator zakat dan opsi anonim.
  • Shopee paling fleksibel karena menerima berbagai metode pembayaran termasuk tanpa e-wallet.

Dari sisi keabsahan, ketiganya sama selama bermitra dengan lembaga amil zakat resmi.

Waktu Terbaik Membayar Zakat Fitrah Secara Online

Meski bisa dibayar sejak awal Ramadan, waktu paling utama adalah sebelum salat Idulfitri. Namun untuk pembayaran online, sebaiknya tidak menunggu hingga detik terakhir.

Baca Juga:  Cara Cek Plat Nomor Kendaraan Online Resmi dan Aman di Tahun 2026

Idealnya, bayar zakat 3 sampai 5 hari sebelum Lebaran. Hal ini memberi waktu bagi lembaga amil untuk mendistribusikan beras kepada mustahik tepat waktu.

Secara fikih, pembayaran setelah salat Idulfitri tetap sah tetapi hukumnya makruh. Jika dilakukan setelah 1 Syawal, maka statusnya menjadi sedekah biasa.

Karena itu, membayar lebih awal jauh lebih aman, apalagi jika menggunakan sistem digital yang membutuhkan proses verifikasi.

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membayar Zakat Online

Kemudahan teknologi tetap harus diimbangi dengan kehati-hatian. Jangan sampai niat ibadah justru disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Beberapa hal penting yang perlu kamu perhatikan:

  • Pastikan platform bekerja sama dengan lembaga amil zakat resmi yang terdaftar di Kementerian Agama.
  • Jangan transfer ke rekening pribadi yang mengatasnamakan zakat.
  • Periksa kembali jumlah jiwa yang menjadi tanggungan.
  • Simpan bukti pembayaran untuk arsip pribadi.

Jika ragu, kamu bisa mengecek daftar lembaga resmi melalui situs Kementerian Agama atau BAZNAS pusat.

Mengapa Banyak Orang Memilih Zakat Fitrah Online di 2026

Perubahan gaya hidup membuat banyak orang lebih nyaman melakukan transaksi secara digital. Selain praktis, pembayaran online juga mengurangi antrean dan kontak fisik.

Data beberapa tahun terakhir menunjukkan tren peningkatan pembayaran zakat melalui kanal digital. Hal ini menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sistem pembayaran online semakin tinggi.

Bagi pekerja yang sibuk, ibu rumah tangga, atau perantau yang jauh dari kampung halaman, cara ini sangat membantu agar tetap bisa menunaikan kewajiban tepat waktu.

Kesimpulan

Cara bayar zakat fitrah online 2026 kini semakin mudah dengan hadirnya berbagai platform digital seperti DANA, GoPay, dan Shopee. Selama pembayaran dilakukan melalui lembaga amil zakat resmi dan disertai niat yang benar, maka hukumnya sah dan diakui secara syariat.

Nominal zakat fitrah tahun 2026 secara umum sebesar Rp50.000 per jiwa, namun tetap perlu menyesuaikan ketentuan daerah masing-masing. Jangan menunda hingga akhir Ramadan agar penyaluran dapat dilakukan sebelum salat Idulfitri.

Teknologi seharusnya memudahkan ibadah, bukan menjadi sumber keraguan. Dengan memahami prosedur dan memilih platform terpercaya, kamu bisa menunaikan zakat fitrah dengan tenang, aman, dan tepat sasaran.

Semoga panduan ini membantu kamu dan keluarga dalam menunaikan kewajiban Ramadan tahun ini dengan lebih praktis dan penuh keberkahan.

Puspita Fariska

Redaksi di Bidiknews, seorang wanita mandiri lulusan salah satu universitas ternama di Jakarta. Suka menulis dan membaca buku, untuk menambah pengetahuan baru.

Related Post