Hasil Sidak Komisi lll Sebut, Proyek Drainase Waduk Wonorejo Bermasalah


Hasil Sidak Komisi lll Sebut, Proyek Drainase Waduk Wonorejo Bermasalah

Gambar : Sidak anggota komisi lll di waduk Wonorejo


BALIKPAPAN,bidoknews.co.id-Anggota Komisi III DPRD Balikpapan Melakukan Inspeksi Mendadak(Sidak) kesejumlah proyek pembangunan yang ada di wilayah Balikpapan Utara. Salah satu proyek yang di sidak, yakni proyek pembangunan drainase waduk Wonorejo, di Kampung Timur Kelurahan Gunung samarinda Baru, Kecamatan Balikpapan Utara.

Sidak yang dilaksanakan pada Senin (11/11/19) pagi, di ikuti beberapa anggota Komisi III DPRD Balikpapan, termasuk sekretaris Komisi III Ali Munsjir Halim, Taufik Qulrahman, Syarifuddin Odang, Amin Hidayat, Danang Eko Susanto, Fadillah, Nelly Turualo, dan Staf Komisi III.

Proyek pembangunan drainase waduk Wonorejo ini menjadi sasaran sidak. Proyek drainase yang nilainya 1,4 milyar dengan panjangnya 106 meter, llebar 10 meter, di kerjakan oleh PT Adi Pratama. Menjadi sorotan, karena waktu yang diberikan molor. Menjelang pertengahan November pekerjaan hanya mencapai 20%. Sementara batas pekerjaan proyek itu sendiri harus selesai di  pertengahan bulan Desember.

"Proyek drainase waduk wonorejo, mengalami molor waktu pekerjaan. Diperkirakan proyek ini tidak bisa terkejar sampai dengan batas waktu yang di tentukan, yakni antara 15 Desember 2019, sementara pekerjaan sekarang baru sampai 20%, seharusnya pekejaan ini sudah mencapai 60 persen,"kata Ali Munsir Halim.

Dalam waktu dekat komisi III akan memanggil Dinas pekerjaan Umum bersama (PU), pihak kontraktor PT Adi Putra , beserta konsultan CV Arsi, untuk membahas terkait keterlambatan dalam pekerjaan Proyek tersebut.

"Kalau pekerjaan drainase ini tidak bisa sesuai dengan target , terus akan jadi
apa perencanaan - perencanaan kedepanya"ungkapnya

Sementara itu Taufik Qulrahman yang sangat  kecewa dengan hasil proyek tersebut ,  ditambah tidak di temukanya konsultan pengawasan dari PU hanya perwakilan saja yang di tidak tertera namanya di Kontrak proyek.

" Pelaksana proyek ini melakukan pekerjaan tidak benar, karna konsultan pengawas proyek tidak ada di tempat hanya perwakilan saja yang tidak terdaftar dalam kontrak, ini tidak benar. Saat pemeriksaan ada ke janggalan dalam pekerjaan, entar kita liat saat RDP sama OPD terkait jika tidak ada penyelesaian akan kita bawa ke pelaporan hukum di pusat, karena sudah merugikan negara," ujar Taufik Mantan Ketua peggiat anti korupsi (NCW).

Taufik yang merupakan putra Kilat dikenal tidak pandang bulu jika ada oknun yang merugikan uang rakyat dan memperkaya diri sendiri. Menurutnya uang rakyat harus kembali ke rakyat. (agus/sinta/bdknews)




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment


Jajak Pendapat

Calon Kandidat Walikota dan Wakil Walikota Balikpapan 2020?
  Heru Bambang
  Glen Nirwan
  Abdulloh
  Ahmad Basir
  Arita Rizal Effendi
  Rahmad Masud
  Sarifuddin
  Sabaruddin Panrecalle
   Sayid MN Fadli
  Yasser Arafat
  Muhammad Adam
  Thohari Azis
  Suriansyah (Prof)
  Syukri Wahid

Banner / Iklan

HUT RI
Iklan Sidebar Kanan Atas

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Video Terbaru

View All Video